DISKUSI KERJASAMA INTERNASIONAL: RENCANA MATCHING GRANT RESERCH DAN PROGRAM MOBILITAS AKADEMIK FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UPU DAN FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNISHAMS


Dalam upaya memperluas jejaring dan meningkatkan kolaborasi internasional, dua universitas menyelenggarakan kegiatan diskusi virtual pada Selasa (1/4/2026). Menggunakan platform Google Meet, pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi akademik lintas negara.


Fokus utama diskusi adalah pembahasan rencana kerja sama di bidang penelitian bersama melalui skema Matching Grant Research. Program ini diharapkan dapat mendorong lahirnya riset-riset inovatif dan berdampak, sekaligus memperkuat kapasitas akademik kedua institusi.


“Matching Grant Research menjadi payung strategis bagi kolaborasi riset kita. Kami optimis program ini tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga solusi nyata bagi tantangan global,” ujar salah satu perwakilan universitas dalam diskusi tersebut.


Selain riset, pertemuan ini juga menyepakati sejumlah rencana pelaksanaan kegiatan internasional lainnya yang akan melibatkan mahasiswa dan dosen. Beberapa program unggulan yang dibahas antara lain:

  • Student exchange (outbound) untuk mahasiswa
  • Visiting lecture sebagai sarana berbagi keahlian antar pengajar
  • Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bagi dosen yang direncanakan berlangsung pada tahun ini

Diskusi berlangsung secara interaktif, ditandai dengan pertukaran gagasan dan komitmen kuat dari kedua belah pihak untuk segera menindaklanjuti rencana kerja sama ke tahap implementasi. Seluruh agenda yang disepakati diharapkan dapat terealisasi dalam waktu dekat.


Para peserta sepakat bahwa hasil diskusi ini merupakan awal dari sinergi yang berkelanjutan dalam pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi di tingkat internasional, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.


Melalui inisiatif ini, kedua universitas menunjukkan komitmen nyata untuk menjalin kerja sama yang produktif dan berkelanjutan demi peningkatan kualitas pendidikan serta daya saing